RSS

Instalasi WordPress Manual

16 Jun

Bagaimana Melakukan Instalasi WordPress Secara Manual Tanpa Fantastico
Pada posting artikel kali, anda akan mempelajari bagaimana melakukan instalasi wordpress secara manual tanpa menggunakan fasilitas Fantastico di Cpanel. Tools yang anda perlukan untuk melakukan instalasi wordpress secara manual adalah FTP (Filezilla FTP Client), yaitu untuk mempermudah anda dalam mengupload file wordpress ke dalam hosting anda. Tentang bagaimana menggunakan Filezilla FTP Client akan dibahas secara khusus di artikel selanjutnya. Jika anda belum memiliki Filezilla FTP Client, anda bisa mendownloadnya disini. Kemudian anda memerlukan file wordpress dengan mendownloadnya dari wordpress.org.

Untuk step-step instalasinya silahkan anda baca terus artikel ini !

1. Siapkan username dan password untuk login ke Cpanel di hosting anda, username dan password ini juga digunakan ketika menggunakan Filezilla FTP Client

2. Extract file zip wordpress hasil anda mendownload di wordpress.org ke dalam hardisk laptop/PC anda, dan jangan lupa untuk mencatat folder hasil extract kan file wordpress anda. Karena isi file di folder tersebut nantinya akan diupload ke directory hosting anda.

3. Siapkan directory hosting anda, dimana akan disimpan file wordpress hasil extraxt. Apakah di root directory (public_html) atau kah di sub directory. Untuk proses upload dan penyimpanan file wordpress tersebut akan dilakukan oleh Filezilla FTP Client

4. Buka Filezilla FTP Client, masukkan host, username dan password. Ingat username dan passwordnya adalah sama dengan username dan password ketika pertama kali mendapatkan email aktivasi dari admin hosting anda. Host diisi dengan nama domain anda. Untuk port dibiarkan default, selanjutnya klik tombol Quickconnect. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar dibawah ini. filezilla-ftp-client-login

5. Jika username dan password yang anda masukkan benar maka akan terjadi koneksi antara lokal hardisk dan hosting anda. Setelah terjadi koneksi maka disebelah kanan akan ditampilkan directory dari hosting anda, disebelah kiri ditampilkan folder hardisk anda. Anda harus seting remote site di root directory. Jika anda ingin menempatkan wordpress di folder tertentu, kuncinya ada pada local site (kolom sebelah kiri). Misalkan folder wordpress tadi di rename menjadi blog, dan ketika isi folder tersebut diupload ke hosting. Maka folder blog akan muncul di root directory, sehingga nantinya ketika mengakses website, anda harus menambahkan folder blog dibelakang nama domain anda atau http://domainanda.com/blog

6. Jika file wordpress sudah dicopykan ke directory hosting anda, langkah selanjutnya adalah dengan melakukan seting database mysql, yaitu dengan login ke cpanel hosting anda. Lalu klik menu MySQL Database Wizardseting-mysql-hosting

7. Selanjutnya akan tertampil halaman seperti dibawah ini, masukkan nama database yang akan anda gunakan di wordpress anda, cpanel secara otomatis memberikan nama database anda adalah username_namadatabaseanda, jangan lupa copy pastekan nama database tersebut di notepad, selanjutnya jangan lupa klik tombol Next Step, untuk create user dan password database yang barusan anda buat.

8. Selanjutnya anda akan diminta memasukkan username dan password, gunanya untuk security database anda, sehingga tidak mudah diakses oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab. Detilnya bisa anda lihat gambar dibawah ini. Untuk Password, anda bisa memilih password anda sendiri atau anda generate by system menggunakan fasilitas Password Generator, langkah selanjutnya adalah klik tombol create usercreate-dbuser-database

9. Selanjutnya akan ditampilkan step ke-3 yaitu seting privilege dari database yang sudah anda buat tadi, klik atau centang All Privileges. Untuk lebih jelasnya anda bisa melihat gambar dibawah. Oh iya, sebagai tambahan informasi, saya memilih menggunakan Password Generator ketika memasukkan kolom password. Jangan lupa, copy paste User, Database dan Passwordnya di Notepad. Tiga hal tersebut digunakan untuk seting konfigurasi file wordpress (wp-config.php). Klik tombol Next Step dan selesailah seting database anda.

10. Selanjutnya, anda harus mengakses file wordpress-config-sample.php di root directory atau di folder dimana anda telah upload file-file wordpress hasil ektrak. Anda bisa menggunakan filezilla FTP Client atau dari Cpanel File Manager. Kalau file tersebut sudah ditemukan rename filenya menjadi wordpress-config.php, selanjutnya buka file tersebut untuk dilakukan update user, database dan password sesuai dengan yang telah anda buat tadi, ingat jangan sampai salah copy paste ya.

11. Done, simpan perubahan pada file tersebut. Dan seharusnya blog wordpress anda sudah bisa dibuka, yang anda lakukan selanjutnya adalah seting admin dashboard, masuk ke http://namadomain/wp-admin/install.php, anda akan diminta untuk memasukkan Titel Blog, Email anda, cek email anda untuk mengetahui password dashboard blog anda.

src:http://msuharto.com/instalasi-wordpress-manual.htm#more-143

 
Leave a comment

Posted by on June 16, 2011 in Computer, Wordpress

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: